6 TRIK JITU PENIPU YANG PERNAH DIGUNAKAN DIDALAM KASINO

Sebagian besar orang yang anda temui di dalam kasino pastinya bermain judi dengan jujur. Tetapi ternyata, ada beberapa penjudi yang ambisius datang dengan skema di otaknya untuk mengalahkan kasino demi mendapatkan uang senilai jutaan dolar dalam semalam. Walaupun kebanyakan dari penipu ini berhasil tertangkap di tempat, namun ada beberapa penipu yang berhasil lolos dengan membawa pulang uang tunai jutaan dolar…. sampai akhirnya mereka berhasil tertangkap juga. Berikut ini adalah 6 trik jitu penipu yang digunakan di dalam kasino, diantaranya adalah:

  1. Kontak lensa yang khusus.

Sebanyak 4 orang penipu berhasil menggasak uang senilai € 64.000 (sekitar US$ 88.000) dari meja poker di Les Princes Casino, Cannes, Perancis pada tahun 2011. Salah satu penipu yang merupakan karyawan kasino menggunakan tinta tak terlihat untuk menandai punggung kartu dengan menggambar sebuah garis di sebuah kartu Ace dan gambar Salib untuk kartu King, dan ketiga penipu lainnya menggunakan kontak lensa yang khusus untuk melihat pola gambar tersebut sehingga mereka dapat menang dengan mudah. Seminggu kemudian, pihak Les Princes Casino sontak curiga melihat ketiga penipu tersebut yang berani kembali ke kasino untuk kembali bermain dan memulai taruhan kedua di meja poker dengan taruhan yang tinggi. Pihak kepolisian Perancis menemukan kartu yang ditandai dan kontak lensa yang khusus setelah mereka menyita sebuah kamera dan kacamata inframerah dari tangan pelaku.

  1. Pemancar radio didalam bungkus rokok.

Pada tahun 1973, seorang dealer roulette Perancis di Casino Deauville bersama dengan adiknya dan adik iparnya menggasak uang kasino senilai 5 juta Franc (sekitar US$ 1 juta). Dealer tersebut membangun pemancar radio didalam bungkus rokok yang terhubung dengan bola roulette dengan penerima kecil didalamnya. Ketika tombol yang terdapat didalam bungkus rokok ditekan, bola bisa dikendalikan untuk mendarat pada nomor tertentu di meja roulette. Trio penipu ini memiliki tingkat akurasi kemenangan sebesar 90% atas trik yang dilakukannya.

Salah satu alasan yang menjawab mengapa akhirnya trio penipu ini berhasil tertangkap adalah sang pemiliki kasino jatuh cinta dengan adik dealer roulette tersebut, yang bertanggung jawab untuk menekan tombol didalam bungkus rokok. Sang pemilik penasaran dan bertanya-tanya mengapa ia selalu duduk di meja roulette yang sama dan membuat taruhan yang sangat rendah dengan mendapatkan kemenangan yang besar. Seiring berjalannya waktu, kecurigaan sang pemilik semakin bertumbuh sebab ia kerap mendapatkan jawaban yang berbelit-belit dari wanita tersebut dan kerugian yang ditimbulkan begitu banyak. Pihak berwenang kemudian menemukan sebuah pemancar radio dan penerima kecil sehingga mereka menangkap ketiga pelaku atas tuduhan kecurangan.

Kisah ini akhirnya diadopsi menjadi sebuah film Perancis yang berjudul Tricheurs (The Cheaters) yang menceritakan trio penipu yang dibekali dengan skema pintarnya pada tahun 1964.

  1. Edge sorting.

Pemain poker dunia bernama Phil Ivey, Jr dituduh melakukan kecurangan terhadap Crockfords Casino di London dengan berhasil membawa pulang uang senilai £ 7,3 juta (sekitar US$ 11 juta) selama ia bermain dengan taruhan tinggi di permainan Punto Banco pada tahun 2012. Pihak kasino percaya Ivey menggunakan trik curang yang disebut “edge sorting” yang merupakan trik melacak ketidaksempurnaan kecil dan sederhana di bagian punggung kartu saat kartu tersebut ditelungkupkan diatas meja.

Edge Sorting dapat dilakukan karena adanya beberapa kartu yang diproduksi pabrik tidak simetris. Misalnya, kartu dengan pola Berlian kemungkinan memiliki gambar setengah berlian di kanan atas dan setengah berlian di kiri bawah. Ivey dan rekannya menyuruh dealer mengocok beberapa dek kartu sampai mereka menemukan satu dek yang berisikan beberapa kartu yang tidak simetris. Setelah mereka berhasil menemukan dek tidak simetris tersebut, Ivey langsung meningkatkan taruhannya yang awalnya dari US$ 50.000 menjadi US$ 150.000. Ivey sendiri mengklaim bahwa “terdapat perbedaan antara meningkatkan peluang seseorang dengan kecurangan”. Pengadilan Inggris memutuskan bahwa trik Edge Sorting merupakan trik curang dan memihak kasino Crockfords.

Pada tahun 2014, Ivey berhasil menang senilai US$ 9,6 juta dalam permainan baccarat di Borgata Hotel Casino & Spa, Atlantic City tetapi pihak kasino menolak untuk membayar karena mereka percaya bahwa Ivey menggunakan trik Edge Sorting untuk memenangkan permainan.

  1. Menargetkan bidang dengan menggunakan sinar laser.

Pada tahun 2004, 3 orang penjudi menggunakan sistem yang unik dari sinar laser dan komputer yang disebut dengan “Menargetkan bidang”. Trik ini akan menghitung bidang yang jatuh dari sebuah objek yang bergerak untuk memprediksi dengan benar, dimana objek tersebut akan mendarat. Mereka pun mempraktekkannya pada permainan roulette dan menggasak uang senilai £ 1,3 juta (sekitar US$ 2,1 juta) di London Ritz Casino. Berdasarkan kecepatan bola roulette, pihak kasino meyakini ketiga penjudi tersebut secara diam-diam akan memindai roda dengan sinal laser dari ponsel mereka yang terhubung dengan komputer kecil untuk menentukan dimana bola akan mendarat. Walaupun trik ini dapat memprediksi bidang yang akan dikunjungi bola roulette, namun trik ini tidak bisa memprediksi nomor atau warna yang terdapat di meja roulette. Para pemain hanya tinggal membuat taruhan yang sesuai.

Ketika mereka berhasil menggasak uang jutaan dolar dari kasino, tak lama kemudian mereka pun ditangkap setelahnya tetapi akhirnya dibebaskan dan tidak dikenakan denda sedikitpun atas tuduhan tersebut karena tidak ada hukum yang melarang para pemain menggunakan “menargetkan bidang” pada saat itu.

  1. Menghitung kartu.

aa-1065817_640Pada tahun 2011, Phuong Quoc Truong membentuk tim penghitung kartu dan dealer blackjack untuk menggasak semua kasino yang terdapat di daerah California Selatan. Dealer akan berpura-pura mengocok setumpuk kartu dan ia akan menempatkan sudut yang sama untuk membuat suara dan penampilan yang meyakinkan, sebenarnya mereka menjaga kartu dalam urutan yang benar agar dapat mudah dihitung dan menang besar. Rekannya akan pura-pura merokok sembari menggunakan mikrofon kecil didalam lengan bajunya untuk memberitahu rekan lainnya perihal kartu yang terdapat diatas meja. Setelah kartu tersebut tepat berada diatas meja, rekan lain akan menanyakan rekan yang sedang merokok tentang bagaimana caranya menempatkan taruhan dan si perokok ini akan mengisyaratkan rekannya dengan menggerakkan rokoknya.

Komisi Permainan Sickwan akhirnya berhasil menangkap gerombolan ini, namun ternyata mereka berhasil menggasak uang senilai US$ 7 juta dari 25 kasino yang berbeda. Truong beserta kaki tangannya mengaku bersalah dan menjalani hukuman 6 tahun penjara. Beberapa harta berharga milik Truong seperti 2 rumah mewah di San Diego, seunit Porsche, liontin berlian dan beberapa jam tangan Rolex-nya harus disita pihak kepolisian sebagai bukti dari hasil kejahatannya.

Pada akhirnya Troung berencana setelah keluar dari penjara menjadi agen sbobet terpercaya dalam pembuatan akun judi bola online seperti yang dilakukan oleh rekan dan teman-temannya.

  1. Koin palsu.

Louis “The Coin” Colavecchio berhasil mencetak koin dan token palsu yang dapat digunakan di mesin slot di berbagai kasino di seluruh negeri. Dia adalah seorang pekerja di toko perhiasan dan menggunakan profesinya sebagai kejahatan yang terorganisir untuk mencetak koin yang sempurna. Pihak kasino tahu ketika mereka ditipu karena mereka telah menemukan banyak token dan koin palsu didalam brankas mesin slotnya.

Colavecchio ditangkap pada tahun 1998 dan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara. Pada tahun 2006, ia kembali ditangkap karena mencoba untuk mereproduksi token palsu. History Channel membuat sebuah film dokumenter tentang Colavecchio yang berjudul Breaking Vegas sehingga membuat sebagian kasino menggunakan voucher kertas khusus (yang tidak dapat ditiru) ketika para pemain ingin mengeluarkan uang kemenangannya dari mesin slot.